
"Oh my god, foto itu. Mesra banget" jleb rasa hatinya melihat foto profil bbm gebetannya. "Gila dah, nyerah lama lama kalo kaya gitu caranya mah. Huuhhh" hatinya kesal bercampur emosi. Semakin hari cewe itu semakin membuatnya bingung. "Apa sih maunya anak itu? Gila dah" ujar hatinya. Memang begitulah yg dialaminya. Apa yg dilakukan cewe tersebut iyan pun tak mengerti sepenuhnya. Terkadang dalam percakapan sehari harinya seperti semakin akrab. Ntah karena apa iyan pun tak mengerti. Mungkin karena perasaannya yg berlebihan terhadap cewe itu.
Malam itu dirinya sangat terkejut. Kali ini keadaannya sangat membuatnya patah hati. Jleb jleb jleb rasanya. Kaya nusuk dari depan tembus belakang berulang ulang sampe bolong semua. Begitu kira kira. Cewe yg dia suka memasang foto mesra dengan pacarnya. Never mind, tak apa sih. Tapi dia penasaran apa dibalik foto itu. Adakah pesan kusus buatnya. "Mungkin itu senjatanya biar gua nyerah" pikir iyan. Jika dipikir dipikir masuk akal sih. Soalnya waktu itu iyan pernah mengungkapkan kalo dia suka sama cewe itu. Tapi kenapa cewe itu pasang foto seperti itu?? Hanya tuhan dan dirinya yg tau apa maksud foto itu. Yg jelas dengan foto itu dirinya telah berhasil membuat iyan hampir menyerah dengan semuanya.
Wajar saja, foto itu lebih menyakitkan dibanding omongan. Bisa disurvei terhadap orang yg patah hati karena foto dan karena ucapan seseorang. Lebih sakitan mana. Pasti lebih sakit karena foto. Gua yakin itu.
Bandarlampung, kota ini penuh kenangan pahit. Sampai segitunya yg dirasakan. Bukan berlebihan. Sekali lagi bukan berlebihan. Hanya ekspresi semata yg pengen dikeluarkan. Hatinya yg menunggu cewe itu semakin merapuh. Lelah dirinya semakin menjadi. Butuh sandaran baginya. Namun siapa?? Tak tau harus menyandar ke siapa. Ke cewe itu, tak mungkin! Dalam fikirannya ia merenung. "Gua ajak main ngobrol berdua belum tentu dia mau. Sepertinya dirinya bukan buat gua" pikirnya yg semakin menaruh harap. Dua kali cewe yg ditunggunya pamer foto mesranya. Ntah apa yg diinginkannya. "I'm give up and I'm go. Apakah gua harus pergi ?" Tanya dalam hatinya. Semakin hari semakin rumit. Dan semakin lama rasanya semakin malas untuk bercerita. Namum hatinya tertolong dengan kesibukannya. Baginya kesibukan itu adalah nikmat. Ya, begitulah fikirannya.
"Tak ada pesan disini
Hanya sebatas cerita hati
Sejauh melangkah
Kemanapun itu
Semakin lama semakin berat
Tak mampu tapi tetap memaksa
Menyerah ??
Tak semudah itu
Keluarkan semuanya
Perlihatkan padaku
Teruslah
Terus terus terus
Yakin lah
Aku tak berhenti
Terus berjalan
Berlari dan bahkan terbang
Untuk bisa disampingmu.
Im waiting for you. Come here"